Friday, May 1, 2009

MAKALAH PERKEMBANGAN POLITIK LOKAL TERHADAP PERKEMBANGAN ISLAM DI INDONESIA





 

KATA PENGANTAR

Puji dan syukur kita panjatkan kepada Allah SWT yang telah memberikan kesempatan dalam penulisan makalah ini sehingga berjalan dengan lancar. Makalah ini berjudul “SEJARAH PERKEMBANGAN POLITIK LOKAL mengenai PERKEMBANGAN ISLAM DI INDONESIA ” oleh Bapak Dosen
Semoga Ilmu dalam Makalah yang saya buat ini dapat bermanfaat bagi diri saya pribadi dan utamanya bagi pembaca. Demi kesempurnaan Makalah ini saya mengharapkan kritik dan saran yang membangun dari pembaca. Dan kepada Bapak dosen yang mengajarkan mata kuliah ini saya ucapkan terima kasih.
 BAB I
PENDAHULUAN

Sejarah telah menunjukkan bahwa masyarakat Indonesia pra-Islam, di sekitar abad ketujuh dan sebelumnya, adalah masyarakat dagang dengan ciri kosmopolitan yang sangat kental. Bahkan Burger menyatakan bahawa, jauh sebelum masa pra-sejarah, masyarakat Indonesia telah berkenalan dengan bangsa-bangsa lain di luar kepulauan.
Perkembangan yang menarik buat masyarakat Indonesia adalah bahwa lambat laun ciri grarisnya lebih menonjol dibandingkan dengan ciri baharinya. Dampak penonjolan ini sangat besar pengaruhnya terhadap bentuk kerajaan, sistem kekuasaan, dan corak keagamaan masyarakatnya. Dengan demikian dapat pula berpengaruh terhadap struktur sosial yang berkembang pada masa itu.
Bagi Indonesia, dampak kedatangan para Pedagang sangat berpengaruh terhadap penyebaran agama Islam di nusantara. Apalagi bila diingat bahwa, sejak dimulainya proses penyebaran Islam di Indonesia, belum terdapat suatu organisasi dakwah yang mapan untuk memperkenalkan Islam kepada masyarakat luas.
Proses tersebarnya Islam pada waktu itu, semata-mata mengandalkan kemampuan dan ketekunan tenaga-tenaga da'i pedagang atau guru sufi. Kerana itu, sangat beralasan bila dikatakan proses penyebaran Islam di Indonesia membutuhkan waktu yang relative lama bahkan berabad-abad.

A. Latar Belakang

Sejarah berkembangan kelompok pedagang Muslim di kepulauan Indonesia merupakan indikasi bahawa Islam disebarluaskan kepada masyarakat oleh kaum pedagang. Mereka tidak semata-mata berperanan sebagai pedagang, namun sekaligus bertindak sebagai da'i guru agama (Islam), orang sufi yang memberikan bimbingan keagamaan dan kehidupan sehari-hari kepada masyarakat setempat.
Karena itu, terdapat kesan kuat bahwa Islam di Indonesia, pada awalnya, berpusat di kota yang juga merupakan pusat kegiatan dagang dan komersial. Pemelukpemeluk pertamanya adalah golongan pedagang –suatu masyarakat yang ketika itu, menempati posisi kelas sosial yang cukup baik. Dalam penyebarannya kemudian, Islam dipeluk oleh masyarakat kota, baik dari lapisan atas mahupun lapisan bawah.
Keberhasilan Islam menembus dan mempengaruhi kehidupan masyarakat Indonesia, serta menjadikan dirinya sebagai agama utama bangsa ini, merupakan suatu prestasi yang luar biasa. Hal itu, terutama, jika dilihat dari segi geografis, di mana jarak Indonesia dengan Negara asal Islam, Jazirah Arab, cukup jauh. Kini, Islam relatif telah berkembang di seluruh kepulauan Indonesia. Tetapi hal itu tidak bererti bahawa masyarakat Indonesia sepenuhnya menerima Islam.6 Sebagaimana di dunia Islam pada umumnya, proses Islamisasi tetap berlanjutan dan, pada kenyataannya hal itu merupakan suatu proses yang tidak pernah selesai.

B. Tujuan
Makalah ini akan mengelaborasi berbagai masalah sekitar perkembangan Islam di Indonesia, terutama yang berkaitan dengan aspek-aspek politik, hukum dan ekonomi. Di samping itu, juga akan dibahas upaya-upaya atau peranan Majelis Ulama Indonesia dalam perkembangan Islam di Indonesia.

C. Rumusan Masalah
1. Membahas tentang aspek-aspek perkembangan islam di Indonesia
2. Membahas Peranan majelis ulama indonesia dalam perkembangan islam di indonesia

Selengkapnya Download Konfirmasi Password Makalah di 085255631703 Kode Makalah 11