Wednesday, June 17, 2009

MAKALAH PELAKSANAAN IRIGASI TANAH RAWA UNTUK MENINGKATKAN HASIL PERTANIAN





 

KATA PENGANTAR

Puji syukur atas kehadiran Tuhan Yang Maha Esa atas rahmat dan petunjuk-Nya sehingga penulis dapat menyelesaikan tugas makalah dengan judul Pelaksanaan Irigasi Tanah Rawa Untuk Meningkatkan Hasil Pertanian”, yang mana makalah ini disusun bertujuan untuk memenuhi tugas dalam menempuh pendidikan di Sekolah dan Universitas.
Penulis menyadari bahwa masih banyak kekurangan dan keterbatasan dalam penyajian data dalam makalah ini. Oleh karena itu, penulis mengharapkan kritik dan saran yang membangun dari semua pembaca demi kesempurnaan makalah ini. Semoga makalah ini berguna dan dapat menambah pengetahuan pembaca.
Demikian makalah ini penulis susun, apabila ada kata- kata yang kurang berkenan dan banyak terdapat kekurangan, penulis mohon maaf yang sebesar besarnya.
-->

 

BAB I

PENDAHULUAN


11            Latar Belakang

Sistem irigasi di Indonesia telah dikenal sejak ratusan tahun yang lalu atau bahkan sejak lebih dari 1000 tahun yang lalu. Van Setten van der Meer (1979) mengatakan bahwa masyarakat petani di Jawa Barat telah mengenal sistem hidraulika sejak abad ke-5, sehingga dapat membangun suatu saluran pengelak banjir sepanjang kurang lebih 10 km di muara Sungai Citarum dekat Jakarta. Dengan pengenalan teknik hidraulika tersebut tentunya juga masyarakat telah mengenal sistem jaringan irigasi yang teratur. Sistem irigasi telah dikenal di Jawa Tengah sejak abad ke-9 sedangkan di Jawa Timur diperkirakan ada sistem irigasi sejak abad ke-8. saat ini diperkirakan luas sawah beririgasi di Indonesia sekitar 6 juta ha, tersebar di seluruh Indonesia.
Dari fakta sejarah tersebut terbukti bahwa Indonesia pun terbukti masih membutuhkan sistem irigasi meskipun terletak di kawasan beriklim tropis basah dengan karakteristik hujan yang tinggi pada beberapa bulan di musim penghujan dan bulan-bulan kering. Mengapa orang di daerah tropis seperti Indonesia masih membutuhkan irigasi? Dan apakah sebetulnya yang disebut irigasi tersebut?
Irigasi dibutuhkan orang untuk beberapa fungsi. Fungsi pertama adalah untuk menambaha air atau lengas tanah ke dalam tanah untuk memasok kebutuhan air bagi pertumbuhan tanaman. Kemudian air irigasi juga dipakai untuk menjamin ketersediaan air/lengas apabila terjadi betatan (dry spell), menurunkan suhu tanah, pelarut garam-garam dalam tanah, untuk mengurangi kerusakan karena frost (jamur upas), untuk melunakkan lapis keras tanah (hard pan) dalam pengolahan tanah.
Apabila disebutkan tentang sistem irigasi bayangan orang selalu dibawa pada suatu bangunan fisik berupa bendung, dam, Rawa ataupun saluran yang membawa air untuk mengairi tanaman. Namun orang selalu lupa bahwa agar bangunan tersebut dapat beroperasi dengan benar maka diperlukan pula manusia yang mengoperasikan pintu-pintu, membersihkan sampah dari dalam saluran, atau membagikan air dengan adil pada saat kekuarangan air. Oleh sebab itu perlu ditakrifkan apa arti irigasi dan sistem irigasi itu.

12     Rumusan Masalah
1.    Apa yang dimaksud dengan irigasi?
2.    Bagaimana hubungan saling pengaruh antara Tanah, Air, Udara dan Tanaman?
3.    Bagaimana Metode Penggunaan Irigasi Tanah Rawa Bagi Tanaman?
4.    Bagaimana Teknik Pemberian Air Pada Irigasi Tanah Rawa?

13   Tujuan Penulisan
Tulisan ini bertujuan untuk memberikan pengetahuan khususnya menyangkut Pelaksanaan Irigasi di Tanah Rawa. Oleh karena itu, sangat disarankan agar bagimana memanfaatkan Tulisan ini sebagai bahan acuan dalam pelaksanaan Irigasi Tanah Rawa.
Selengkapnya Download Konfirmasi Password Makalah di 085255631703 Kode Makalah 32