Friday, February 25, 2011

MAKALAH ANALISIS PENGARUH SET KESEMPATAN INVESTASI TERHADAP HUBUNGAN ANTARA ALIRAN KAS BEBAS DAN NILAI PEMEGANG SAHAM






  BAB I
PENDAHULUAN

A. Latar Belakang

Tujuan perusahaan pada dasarnya adalah untuk memaksimasi nilai pemegang saham melalui kebijakan dividen dan peningkatan harga pasar saham perusahaan (Rappaport:1998; Philip: 1998; Fernando: 1996).

Pendekatan nilai pemegang saham tersebut mengestimasi nilai ekonomi suatu investasi melalui pendiskontoan aliran kas masa mendatang berdasarkan biaya modalnya. Aliran kas oleh karena itu merupakan pencerminan pertumbuhan perolehan kas dari penginvestasian kembali modal pada proyek-proyek baru yang merupakan cerminan penciptaan nilai pemegang saham. (Fernando: 1996)

Nilai pemegang saham dapat ditingkatkan melalui tujuh pemicu, yaitu: (1) kebijakan operasi, antara lain pertumbuhan penjualan, marjin laba operasi, dan tingkat pajak , (2) kebijakan investasi, yang meliputi aktiva tetap dan modal kerja, dan (3) kebijakan pendanaan, yang berhubungan erat dengan kebijakan investasi. (Rappaport: 1998)..

Oleh karena itu, hubungan aliran kas bebas dengan nilai pemegang saham dimoderasi oleh kebijakan investasi (investment opportunity set/ IOS) .

1.2. Permasalahan

Aliran kas bebas dapat menimbulkan masalah keagenan.(Jensen: 1986). Jensen mengemukakan bahwa manajer memiliki insentif untuk memperbesar perusahaan melalui ukuran optimalnya, sehingga mereka tetap melakukan investasi meskipun memberikan nilai sekarang bersih (Net Present Value) negatif dengan menggunakana dana yang dihasilkan dari aliran kas bebas. Aliran kas bebas juga dapat digunakan untuk pemborosan dalam operasi perusahaan, seperti untuk kompensasi karyawan yang tinggi. yang menguntungkan dirinya tetapi merugikan pemegang saham, padahal seharusnya digunakan untuk peningkatan dividen atau pembelian kembali saham perusahaan. Tindakan manajer tersebut  memberikan dampak terhadap penurunan nilai pemegang saham.

Penelitian empiris terhadap hubungan arus kas bebas dan nilai perusahaan menghasilkan kontroversial . Penelitian Price Waterhouse Cooper  di India dan Vogt menunjukkan adanya korelasi yang tinggi antara perubahan aliran kas bebas perusahaan dengan harga saham (Singh: 1999; Vogt dan Vu: 2000). Dilain fihak, Penman menyatakan bahwa aliran kas tidak dapat dipakai sebagai penentu penciptaan nilai pemegang saham karena nilai aliran kas bebas sangat dipengaruhi oleh kebijakan investasi. Perusahaan yang sedang tumbuh memerlukan investasi yang besar sehingga memiliki aliran kas bebas rendah atau negatif. Sebaliknya, perusahaan dalam taraf penurunan, cenderung memiliki arus kas bebas tinggi.(Pennman: 2001). 

Oleh karena itu, timbul permasalahan, (1) apakah nilai aliran kas bebas sesungguhnya memiliki kandungan informasi yang dapat dipakai untuk memprediksi nilai pemegang saham?, dan  (2) apakah hubungan aliran kas bebas terhadap nilai perusahaan dimoderasi oleh  kesempatan investasi?

1.3.  Tujuan Penelitian

Tulisan ini bertujuan menguji hubungan antara teori keagenan aliran kas bebas dengan nilai pemegang saham dengan memperhatikan faktor set kesempatan investasi..

Selengkapnya Download Konfirmasi Password Makalah di 085255631703 Kode Makalah 41